Kamis, 02 April 2015




























Kerap setiap manusia hanya berpikir linier, lurus kedepan, dan hanya berupaya menjawab pertanyaan "mengapa" kita melupakan bergunung-gunung kesempatan yang belum terjamah orang, hanya karena kita tidak ramah kepada pertanyaan kienapa tidak?"

kita sering dihadapkan kepada suatu keharusan untuk menjelaskan mengapa kita memilik tindakan tertentu. dan karenanya kita terundang untuk membangun kemampuan yang prima untuk menjelaskan mengapa.

Dan bukankah dengannya kita telah terjebak ke dalam sesuatu yang tidak penting kontribusinya bagi kemampuan kita untuk membangun pertumbuhan usaha yang berkesinambungan? dan akan mendatang kehancuran bagi perusahaan kita, adalah orang-orang yang hanya pandai menjelaskan mengapa, terutama bila mereka gagal.

Itulah jebakan bagi mereka yang berlebihan dalam mengupayakan kecanggihan. Cobalah sesekali berpikir linieer, tidak urut, tidak runtut, dan tidak mengubah yang sekarang sudah ada.

Cobalah untuk bertanya mengapa kita tidak menmcoba sesuatu yang lain dari yang sekarang sudah biasa kita lakukan

Mungkin jawabannya ada pada 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar